KBRI Phnom Penh Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia–Kamboja


KBRI Phnom Penh Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia–Kamboja

Dipublikasikan oleh

LINTASWAKTU33

PHNOM PENH — Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh (KBRI Phnom Penh) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat diplomasi ekonomi melalui fasilitasi interaksi bisnis antara pengusaha Indonesia dan Kamboja. Langkah ini menjadi bagian dari strategi peningkatan perdagangan dan investasi bilateral yang dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan sangat besar.

Duta Besar RI untuk Mustang303 link stabil Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto, dalam berbagai kesempatan menyampaikan bahwa hubungan historis dan kedekatan Indonesia–Kamboja harus diterjemahkan menjadi kerja sama ekonomi yang konkret dan saling menguntungkan. Menurutnya, potensi pasar Kamboja yang terus berkembang membuka peluang luas bagi produk dan investasi asal Indonesia.

Peran Aktif KBRI sebagai Jembatan Bisnis

Sebagai perwakilan resmi pemerintah Indonesia, KBRI Phnom Penh mengambil peran strategis sebagai business facilitator atau penghubung antara pelaku usaha kedua negara. Fasilitasi yang diberikan mencakup:

  • Business matching antara perusahaan Indonesia dan mitra lokal Kamboja
  • Penyediaan informasi regulasi, perizinan, dan kebijakan investasi terbaru
  • Pendampingan kunjungan delegasi bisnis
  • Dukungan promosi produk Indonesia melalui forum dagang dan pameran
  • Koordinasi dengan komunitas bisnis Indonesia di Kamboja

KBRI juga aktif menjalin komunikasi dengan Kamar Dagang Indonesia di Kamboja (IndoCham) serta mitra asosiasi bisnis lokal guna memperluas jejaring dan mempercepat realisasi kerja sama konkret.

Tren Perdagangan yang Terus Tumbuh

Sebagai sesama anggota ASEAN, Indonesia dan Kamboja menikmati kemudahan akses pasar regional. Nilai perdagangan bilateral dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren positif, dengan Indonesia mencatatkan surplus perdagangan.

Produk-produk Indonesia yang memiliki daya saing kuat di pasar Kamboja antara lain:

  • Makanan dan minuman olahan
  • Produk farmasi dan alat kesehatan
  • Bahan bangunan dan material konstruksi
  • Produk otomotif dan suku cadang
  • Barang konsumsi rumah tangga

Di sisi lain, Indonesia juga membuka peluang impor produk pertanian dan manufaktur tertentu dari Kamboja.

Sektor Investasi yang Menjanjikan

Pertumbuhan ekonomi Kamboja yang relatif stabil mendorong peningkatan investasi di berbagai sektor. KBRI Phnom Penh mengidentifikasi sejumlah sektor strategis yang potensial untuk digarap pengusaha Indonesia.

  • Infrastruktur dan konstruksi
  • Energi dan ketenagalistrikan
  • Pariwisata
  • Agribisnis dan pengolahan pangan
  • Ekonomi digital dan kreatif

KBRI menilai momentum transformasi ekonomi Kamboja harus dimanfaatkan oleh pelaku usaha Indonesia agar tidak tertinggal oleh investor dari negara lain.

Sinergi Perlindungan WNI dan Diplomasi Ekonomi

Di tengah peningkatan interaksi ekonomi, KBRI Phnom Penh juga tetap memperkuat perlindungan terhadap Warga Negara Indonesia (WNI), khususnya dalam menghadapi maraknya kasus penipuan daring lintas negara. Pendekatan ini dilakukan agar iklim bisnis yang terbangun tetap sehat, legal, dan berkelanjutan.

Diplomasi ekonomi tidak hanya soal angka perdagangan, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan kerja sama yang aman dan terpercaya bagi investor serta tenaga kerja Indonesia. Para pengusaha Indonesia, termasuk pelaku UMKM, didorong untuk proaktif menjajaki peluang pasar Kamboja dengan memahami karakter pasar, regulasi, serta potensi mitra bisnis yang kredibel.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama