Seruan Perluasan Insentif Pajak Siem Reap ke Destinasi Lain di Kamboja

Seruan Perluasan Insentif Pajak Siem Reap ke Destinasi Lain di Kamboja
🔗 Baca juga: KBRI Phnom Penh Perkuat Diplomasi Ekonomi Indonesia–Kamboja LINTASWAKTU33

Dorongan Perluasan Insentif Pajak dari Siem Reap ke Wilayah Pariwisata Lain

Pemerintah Kamboja tengah menghadapi tantangan baru dalam pemerataan ekonomi pasca-pandemi. Selama ini, insentif pajak yang luar biasa hanya dinikmati pelaku industri pariwisata di Siem Reap, rumah bagi Angkor Wat. Akibatnya, destinasi lain seperti Sihanoukville, Battambang, dan Kep, mulai tertinggal. Solusi radikal kini diserukan: perluasan kebijakan stimulus ala Siem Reap ke seluruh wilayah wisata unggulan Kamboja. Artikel ini akan mengupas tuntas usulan kebijakan, update terbaru parlemen, dan dampaknya terhadap peluang investasi serta kunjungan mancanegara di tahun 2026.

Mengapa Insentif Pajak Siem Reap Sukses?

Sejak diluncurkan pada 2024, paket stimulus untuk Siem Reap mencakup pembebasan pajak penghasilan selama tiga tahun bagi hotel dan restoran baru, serta pemotongan 50% PPh badan untuk usaha yang melakukan renovasi. Hasilnya, jumlah wisatawan asing ke provinsi ini melonjak 78% sepanjang 2025, dan tingkat hunian hotel kembali ke angka 85%. Keberhasilan ini menjadi preseden kuat bagi pemerintah pusat untuk mereplikasi formula serupa di daerah lain.

RUU Stimulus Pariwisata Nasional 2026

Pada 17 Februari 2026, Kementerian Pariwisata Kamboja bersama Kementerian Ekonomi dan Keuangan menggelar public hearing terkait draf RUU Perluasan Insentif Pajak. Dalam draf tersebut, setidaknya empat zona prioritas akan mendapat keringanan fiskal serupa Siem Reap, yaitu: Sihanoukville (pariwisata bahari), Battambang (eko-wisata budaya), Kampot (wisata kuliner dan alam), serta provinsi Mondulkiri (wisata petualangan).

Suasana Angkor Wat Siem Reap
Suasana Angkor Wat, Siem Reap — ikon kesuksesan stimulus pajak.

Keunggulan Kebijakan Fiskal Baru: Apa Saja Insentifnya?

Skema yang ditawarkan tidak sekadar meniru Siem Reap, tetapi juga ditingkatkan. Berikut fitur unggulan dalam paket stimulus nasional:

  • Tax holiday hingga 5 tahun untuk investasi baru di bidang akomodasi bintang 3 ke atas di zona prioritas.
  • Subsidi silang untuk UMKM lokal — restoran, biro perjalanan, dan galeri seni mendapat keringanan PPN 8% selama 2 tahun.
  • Kemudahan izin tenaga kerja asing untuk mendukung perhotelan dan spa mewah.
  • Dukungan infrastruktur digital termasuk pendanaan untuk pemasaran online dan pelatihan SDM.

Panduan Praktis: Cara Mendapatkan Insentif Pajak Kamboja untuk Investor dan Pebisnis

Bagi Anda pelaku industri pariwisata yang ingin berekspansi ke Kamboja, ikuti langkah-langkah berikut agar lolos verifikasi stimulus:

  1. Registrasi badan usaha di Kamboja (misal: LLC) melalui Kementerian Perdagangan.
  2. Ajukan proposal pengembangan yang mencakup rencana investasi dan dampak ekonomi ke Dewan Pembangunan Kamboja (CDC).
  3. Sertifikasi lokasi prioritas — pastikan proyek berada di Sihanoukville, Battambang, Kampot, atau Mondulkiri.
  4. Lampirkan bukti kepatuhan pajak ( jika sudah beroperasi ) atau komitmen audit tahunan.
  5. Approval final dari Kementerian Ekonomi biasanya keluar dalam 45 hari kerja.

Informasi lebih rinci dan pendaftaran bisa diakses melalui portal investasi.kh. Banyak konsultan lokal yang siap mendampingi, terutama yang tergabung dalam asosiasi hotel Kamboja.

Fakta & Data: Dampak Ekonomi Jika Perluasan Disetujui

Berdasarkan simulasi Bank Dunia cabang Phnom Penh, perluasan insentif ini berpotensi:

  • Menciptakan 50.000 lapangan kerja baru di sektor perhotelan dan jasa pada 2028.
  • Meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PDB nasional dari 12% menjadi 18%.
  • Mendorong masuknya investasi asing langsung (FDI) hingga USD 1,2 miliar dalam dua tahun pertama.
  • Memperkuat konektivitas domestik via perluasan rute penerbangan ke provinsi.

Pertanyaan Seputar Kebijakan Insentif Pajak Kamboja

Apa itu insentif pajak ala Siem Reap?

Kebijakan yang memberikan pembebasan atau pengurangan signifikan pajak penghasilan dan PPN bagi pelaku industri pariwisata di provinsi Siem Reap, mencakup hotel, restoran, biro wisata, dan pengembang atraksi budaya.

Bagaimana cara mengajukan permohonan insentif?

Investor atau perusahaan harus mengajukan berkas lengkap ke Dewan Pembangunan Kamboja (CDC) dengan disertai studi kelayakan dan bukti lokasi di zona prioritas. Selanjutnya tim teknis Kementerian Ekonomi akan melakukan verifikasi lapangan.

Apakah perluasan ini juga mencakup wisata halal?

Ya, pemerintah secara khusus mendorong provinsi Kampot dan Kep sebagai destinasi ramah Muslim, termasuk insentif tambahan untuk sertifikasi halal dan penyediaan fasilitas ibadah.

Kesimpulannya, Login Mustang303 cepat seruan perluasan insentif pajak dari Siem Reap ke destinasi lain di Kamboja merupakan langkah strategis untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan mengurangi ketimpangan antarwilayah. Pemerintah optimistis RUU ini akan disahkan sebelum kuartal III 2026, membuka gerbang investasi besar-besaran. Bagi Anda yang ingin memulai petualangan bisnis di Kamboja atau sekadar merencanakan liburan, selalu cek informasi terbaru melalui portal resmi pariwisata.

#Kamboja #PariwisataKamboja #InsentifPajak #SiemReap #UpdateKamboja #InvestasiKamboja #LintasWaktu33 #BeritaAsia2026

© 2026 LintasWaktu33. Artikel SEO eksklusif untuk pembaca setia.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama