Joan Laporta Mundur dari Kursi Presiden Barcelona, Siap Maju Lagi

Joan Laporta Mundur dari Kursi Presiden Barcelona, Siap Maju Lagi
qqfullbet
📅 Barcelona | 🏟️ Manajemen Klub

LINTASWAKTU33Joan Laporta resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Barcelona. Namun keputusan tersebut bersifat prosedural dan diambil untuk membuka jalan bagi dirinya mengikuti pemilihan ulang presiden klub yang akan digelar akhir tahun ini.

Langkah tersebut langsung menyita perhatian publik karena Laporta tetap menjadi kandidat terkuat untuk kembali memimpin klub raksasa Catalan tersebut.

Pengunduran Diri Sesuai Statuta Klub

Laporta pertama kali menjabat sebagai presiden Barcelona pada Maret 2021 setelah meraih sekitar 54 persen suara dalam pemilihan. Berdasarkan statuta klub, presiden harus mundur setelah hampir lima tahun menjabat apabila ingin kembali mencalonkan diri.

Dengan pengunduran diri ini, Laporta memenuhi seluruh syarat administratif untuk maju kembali dalam pemungutan suara mendatang.

Rafa Yuste Jadi Presiden Sementara

Selama masa transisi, wakil presiden Rafa Yuste ditunjuk sebagai presiden sementara Barcelona. Yuste akan menjalankan tugas tersebut selama kurang lebih tiga setengah bulan hingga pemilihan rampung.

Pengunduran diri Laporta terjadi hanya beberapa hari setelah Barcelona resmi menarik diri dari proyek European Super League, sebuah langkah yang dinilai strategis untuk meredam tekanan politik dan finansial.

Target Kembali Menjabat Mulai Juli

Laporta yang berprofesi sebagai pengacara menargetkan kembali menduduki kursi presiden melalui pemungutan suara anggota klub. Jika terpilih, ia dijadwalkan mulai menjabat kembali pada 1 Juli mendatang.

Dalam bursa calon presiden, Laporta kembali bersaing dengan rival lamanya Victor Font. Selain itu, mantan eksekutif klub Xavier Vilajoana dan ekonom Marc Ciria juga telah mengonfirmasi pencalonan mereka.

Sistem Pemilihan Presiden Barcelona

Sekitar 100 ribu anggota Barcelona yang telah berusia dewasa dan memiliki keanggotaan minimal satu tahun berhak memberikan suara. Klub menargetkan partisipasi tinggi dalam pemilihan kali ini.

Pemungutan suara akan digelar di fasilitas klub, serta di tiga ibu kota provinsi Catalonia—Girona, Tarragona, dan Lleida—serta Andorra la Vella.

Barcelona juga menegaskan tidak akan membuka opsi pemungutan suara melalui pos. Metode tersebut sebelumnya hanya diterapkan secara luar biasa pada pemilihan 2021 karena pandemi Covid-19.

Rekam Jejak Laporta Jadi Modal Utama

Periode terakhir kepemimpinan Laporta berlangsung penuh dinamika. Masa jabatannya diawali dengan kepergian Lionel Messi ke Paris Saint-Germain, namun kemudian diikuti kebangkitan tim.

Barcelona mampu mempertahankan gelar LaLiga dan Copa del Rey, serta kembali menunjukkan eksistensi di Eropa dengan menembus semifinal Liga Champions musim lalu.

Pencapaian tersebut menjadi modal kuat bagi Laporta untuk kembali merebut kepercayaan anggota klub dalam pemilihan presiden Barcelona mendatang.

Bonus Harian dan Mingguan

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama