Kam, 27 Nov 2025 02.00 WIB
Megabintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menerima kartu merah saat negaranya tumbang 0-2 kala menghadapi Republik Irlandia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa pada Kamis (13/11/2025) atau Jumat dini hari WIB.
LINTASWAKTU33
Kabar Cristiano Ronaldo terhindar dari hukuman skorsing tiga pertandingan mendapat sorotan tajam dari netizen di sosial media. Beberapa waktu lalu, Cristiano Ronaldo mengalami insiden buruk dalam kariernya ketika diusir dari lapangan akibat menerima kartu merah langsung. Kejadian kurang menyenangkan itu terjadi saat Portugal kalah 0-2 dari Irlandia di Aviva Stadium pada matchday 9 Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa, pada Jumat (14/11/2025). Cristiano Ronaldo diganjar kartu merah setelah terekam VAR menyikut bek Irlandia, Dara O'Shea, pada menit ke-61 pertandingan.
Kartu merah ini menjadi yang pertama bagi Ronaldo di level tim nasional setelah 226 penampilan sejak debutnya bersama Selecao das Quinas pada tahun 2003.
Berdasarkan regulasi, kartu merah tersebut membuat Ronaldo absen hingga tiga pertandingan kompetitif berikutnya. Dia telah menjalani satu laga larangan saat timnya menang besar 9-1 melawan Armenia, hasil yang memastikan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Sementara dua laga sanksi lainnya bisa terjadi di turnamen yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut.
Akan tetapi, FIFA memutuskan pada Selasa (25/11/2025) bahwa Cristiano Ronaldo diringankan hukumannya dengan hanya disanksi satu laga. Sehingga, dua hukuman yang harus ia jalani di Piala Dunia 2026 dipastikan hangus.
dari unggahan di akun X Sky Sports News, kabar keringanan hukuman yang diberikan FIFA kepada Ronaldo langsung mendapat beragam komentar dari netizen.
Berikut adalah beberapa komentar netizen :
"Kekacauan, benar-benar kekacauan. Di dunia mana hal ini bisa terjadi? Ini pasti akan membuka pintu bagi ladang ranjau tantangan terkait penangguhan dan litigasi, baik yang sudah terjadi maupun yang akan datang. Aturan tetaplah aturan dan seharusnya sama untuk semua orang. Jika tidak, maka harus dikatakan atau dituntut,"
"Ini korupsi yang paling parah. Membiarkannya lolos dengan mudah karena ini Ronaldo dan ini Piala Dunia terakhirnya, tidak ada pemain lain di dunia yang akan mendapatkan perlakuan istimewa ini,"
"Langkah pemasaran yang jelas. FIFPro perlu menentang ini. Entah hukuman skorsing akan berlaku di turnamen internasional untuk setiap pemain, atau tidak berlaku untuk siapa pun. FIFA harus memilih. Anda tidak bisa memperlakukan beberapa pemain secara berbeda.
"Jadi sekarang, pemain lain harusnya mulai melemparkan sikutan ke lawan, atau aturan banding skorsing hanya berlaku untuk pemain FIFA, Ronaldo?"
"FIFA mencoba mengatur Piala Dunia untuk Ronaldo,"
"Negara mana pun yang disingkirkan Portugal harus segera mengambil tindakan hukum. Dan mereka akan menang."
Jalani Masa Percobaan
Meski terbebas dari dua hukuman tersisa, Ronaldo masih tetap dalam masa percobaan dan dilarang melakukan kesalahan yang sama. Jika tindakan tersebut terulang, Ronaldo terancam akan dijatuhi hukuman dua laga tambahan.
“Apabila Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran serupa dengan jenis dan tingkat keseriusan yang sama selama masa percobaan, maka sanksi yang ditetapkan dalam keputusan disiplin akan otomatis dicabut dan dua pertandingan tersisa harus segera dijalani,” mengutip dari pernyataan resmi FIFA dari jurnalis Ben Jacobs di portal QQFULLBET.
Keringanan yang diberikan FIFA kepada Ronaldo disinyalir karena catatan bagusnya selama tampil di level internasional.
Sementara itu menurut The Athletic, keputusan FIFA untuk meringankan hukuman Ronaldo bisa terjadi bila merujuk pada Artikel 27 dalam kode disiplin FIFA. “Ini dimungkinkan oleh Artikel 27 dari kode disiplin FIFA, yang pada dasarnya membolehkan badan pemerintah dunia untuk ‘menangguhkan’ hukuman ketika itu dianggap diperlukan,” tulis The Athletic.