Rab, 26 Nov 2025 03.30 WIB
Penasihat Teknis PSSI Jordi Cruyff berpose sesaat setelah konferensi pers di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Jordi memiliki peran membantu mengembangkan talenta-talenta muda di Indonesia.
LINTASWAKTU33
Penasihat teknis PSSI, Jordi Cruyff tertangkap kamera warga Belanda sedang bertemu Manajer umum dan direktur sepak bola Ajax di Hotel Torre Melina, Gran Melia, Barcelona. Mengutip dari De Telegraaf, dua warga Belanda itu melihat Menno Gellen, Marijn Beuker bertemu dengan Jordi Cruyff dan manajernya, Soufian Asafiati. Pertemuan tersebut sejatinya berlangsung diam-diam namun justru bocor ke publik dan menimbulkan beragam spekulasi.
Sejak menjabat sebagai penasihat teknis PSSI sejak 11 Maret 2025, Jordi Cruyff justru mulai jarang bekerja setelah Patrick Kluivert keluar dan mulai aktifnya peran Alexander Zwiers.
Belakangan, Jordi Cruyff masuk sebagai kandidat direktur teknik Ajax yang baru untuk menggantikan Alex Kroes yang mengundurkan diri.
"Seorang warga negara Belanda yang jeli dan bekerja di Spanyol melihat Geelen, Beuker, Cruijff dan manajernya Soufian Asafiati di bekas Hotel Rey Juan Carlos, menangkap keempat orang itu di kamera dan menawarkan foto tersebut kepada De Telegraaf," tulis De Telegraaf.
Pilih Bungkam Tentang Pertemuan dengan Ajax
Geelen membenarkan pertemuan antara petinggi Ajax tersebut dengan Jordi Cruyff. "Memang benar kami sedang mengerjakan proyek-proyek penting. Kami akan berkomentar tentang itu ketika ada berita yang bisa dilaporkan," ujarnya. Sementara itu, Cruyff juga memutuskan untuk tetap bungkam mengenai isi pertemuan tersebut.
"Ini bukan saatnya untuk berkomentar," kata mantan pemain Barcelona tersebut. Ajax saat ini tengah kesulitan mencari sosok pengganti Kroes sebagai Direktur teknik. "Hal ini menunjukkan bahwa klub yang sedang kesulitan ini ingin segera menunjuk direktur teknik baru," kata mereka.
Jordi Cruyff dianggap sebagai sosok yang tepat untuk memimpin Ajax dan diyakini membawa klub raksasa Belanda itu ke situasi yang lebih tenang. "Putra dari pemain bernomor punggung empat belas yang legendaris ini dipandang sebagai kandidat yang tepat untuk membawa sang juara bertahan Belanda ke situasi yang lebih tenang," ujar De Telegraaf.
Nantinya, posisi Direktur teknik akan diresmikan oleh Dewan Pengawas.