Polisi temukan lima sampel diduga tulang Alvaro di Tenjo

 

Penemuan Tulang Diduga Korban Alvaro Kiano Nugroho

Tanggal Terbit: 27 November 2025 | Waktu Baca: 2 menit | Penulis: @johan

👉 Daftar informasi lain terkait update kasus dan berita baru dapat melalui tautan berikut JAGUAR33 DAFTAR

Penemuan Lima Sampel Tulang Diduga Milik Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay

LINTASWAKTU33 – Kepolisian menemukan lima sampel diduga tulang korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6), di Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Proses Pencarian dan Penemuan Tulang

"Dari hasil pencarian hari ini, kita mulai jam 12.00 WIB sampai sekarang, ada beberapa yang kita temukan," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, Rabu.

Dalam olah TKP tersebut, Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan dibantu oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Dokkes Polri) untuk melakukan pencarian kerangka dan mengumpulkan sampel.

Rencana Pemeriksaan DNA

Ardian menjelaskan bahwa kerangka yang dikumpulkan akan diperiksa lebih lanjut melalui tes DNA untuk dicocokkan dengan orang tua Alvaro.

Spesialis forensik RS Polri Kramat Jati, Mahardika, menambahkan bahwa seluruh temuan akan dibawa ke RS Kramat Jati untuk diperiksa secara mendalam, termasuk rahang gigi bawah anak-anak yang diduga milik korban.

Latar Belakang Kasus

Sebelumnya, jasad Alvaro diduga dibuang ke Sungai Cerewed di bawah jembatan tersebut setelah dinyatakan hilang selama delapan bulan.

Pelaku penculikan dan pembunuhan tersebut adalah ayah tirinya, Alex Iskandar (49), yang ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi, tak lama setelah ditahan polisi.

Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia saat polisi menangkap Alex pada Rabu (19/11) malam. Motif pembunuhan diduga akibat rasa cemburu pelaku terhadap istrinya.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama