Erick Estrada Pernah Jadi Asisten Luna Maya, Kenang Kebaikan Sang Aktris

Terbit : 14 AUGUST 2026
Waktu Baca : 3 MENIT
Penulis : @Lukas


LINTASWAKTU33 - jakarta Jauh sebelum dikenal sebagai aktor sekaligus mulai terjun ke dunia penyutradaraan, Erick Estrada pernah melewati fase kehidupan dengan bekerja sebagai asisten pribadi. Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah ketika mendampingi aktris luna Maya sekitar 2013 hingga 2014.

Bagi erick , masa tersebut bukan sekadar pengalaman bekerja. Ia justru menyimpan rasa terima kasih yang besar kepada Luna Maya karena pernah memberikan dukungan ketika dirinya sedang berada dalam kondisi sulit.

Erick bahkan masih menyimpan salah satu barang pemberian Luna hingga sekarang. Barang tersebut memiliki nilai sentimental tersendiri karena menjadi pengingat terhadap masa ketika ia sedang merintis kehidupan di industri hiburan.

"Menjadi asisten luna Maya tuh tahun 2013 - 2014 lah, antara gitu," kenang erick Estrada saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

erick kemudian bercerita mengenai salah satu pemberian dari Luna Maya yang hingga kini masih digunakannya. Ia menyebut barang tersebut sebagai kulkas pertama yang pernah dimilikinya. Kini, benda itu telah beralih fungsi menjadi tempat menyimpan pakaian.

"Mbak luna Maya respect, terima kasih kulkas pertamanya yang sekarang... masih menjadi lemari baju saya. Saya tidak akan menghilangkan itu. Saya tipikal orang yang selalu mengingat. Orang yang baik kita harus lebih baik," ujar erick .

Bagi Erick, menyimpan barang tersebut bukan soal nilai materi. Ia menganggapnya sebagai bentuk penghargaan terhadap orang-orang yang pernah berbuat baik dan hadir dalam perjalanan hidupnya.

Selain pemberian dari luna erick juga memiliki cerita tersendiri mengenai barang yang dibelinya dari penghasilan pertamanya. Saat itu, ia menerima gaji sebesar Rp800 ribu dan berniat membeli pendingin ruangan.

Namun, pengalaman tersebut justru berujung pada kejadian yang cukup menggelikan. erick mengaku tertipu karena perangkat yang dibelinya ternyata bukan AC seperti yang ia bayangkan. Alat tersebut merupakan air cooler yang penggunaannya membutuhkan es batu.

"Eee... Itu gaji pertama Rp 800 ribu. Terus mau beli AC, saya ketipu. AC-nya tuh bukan AC yang... air cooler kayak gitu. Tapi... AC yang harus diisi es batu itu loh. (tertawa). Itu. AC-nya juga masih ada," cerita erick .

Kisah tersebut menjadi salah satu bagian kecil dari perjalanan erick Estrada sebelum akhirnya dikenal sebagai aktor. Baginya, benda-benda lama yang masih tersimpan bukan sekadar barang, tetapi juga menjadi pengingat tentang perjuangan, orang-orang yang pernah membantunya, serta proses panjang yang telah dilalui hingga mencapai titik kariernya sekarang.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama