Dipublikasikan oleh FelixSantoso •

Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Hollywood, Angelina Jolie, kembali menjadi sorotan publik internasional. Kali ini, perhatian tertuju pada rencananya untuk meninggalkan Amerika Serikat dan menetap di Kamboja. Negara Asia Tenggara tersebut memang memiliki tempat istimewa dalam perjalanan hidup Jolie, baik secara emosional maupun kemanusiaan.
Kamboja bukanlah destinasi asing bagi Angelina Jolie. Hubungannya dengan negara ini telah terjalin sejak awal tahun 2000-an, ketika ia terlibat dalam proyek film Lara Croft: Tomb Raider yang sebagian pengambilannya dilakukan di kawasan Angkor Wat. Sejak saat itu, Jolie jatuh hati pada budaya, sejarah, serta kehidupan masyarakat Kamboja.
Alasan Ingin Meninggalkan Amerika Serikat
Keinginan Jaguar33 tanpa blokir Angelina Jolie untuk meninggalkan Amerika Serikat disebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kehidupan pribadi, tekanan industri hiburan Hollywood, hingga kebutuhan akan privasi dan keamanan. Setelah melalui proses perceraian panjang dengan Brad Pitt yang penuh sorotan media, Jolie dikabarkan ingin menjalani kehidupan yang lebih tenang dan jauh dari hiruk-pikuk publik.
Selain itu, Jolie dikenal vokal dalam berbagai isu kemanusiaan global, termasuk pengungsi, konflik bersenjata, serta hak asasi manusia. Lingkungan Hollywood yang sarat kepentingan bisnis dinilai semakin tidak sejalan dengan nilai-nilai personal yang selama ini ia perjuangkan.
Kamboja, Rumah Kedua Angelina Jolie
Kamboja telah lama dianggap sebagai rumah kedua bagi Angelina Jolie. Pada tahun 2002, ia mengadopsi anak pertamanya, Maddox Chivan Jolie-Pitt, dari Kamboja. Maddox bahkan memiliki kewarganegaraan Kamboja dan menjadi penghubung emosional terkuat Jolie dengan negara tersebut.
Jolie juga diketahui memiliki properti pribadi di wilayah Siem Reap, sebuah kawasan yang terkenal lebih tenang dan dekat dengan situs-situs bersejarah. Lingkungan ini dinilai sangat cocok dengan gaya hidup Jolie yang mengedepankan ketenangan, refleksi, dan nilai spiritual.
Melalui Maddox Jolie-Pitt Foundation, Jolie aktif mendukung berbagai program kemanusiaan di Kamboja, mulai dari pelestarian lingkungan, perlindungan satwa liar, hingga pemberdayaan masyarakat pedesaan. Komitmen ini sejalan dengan visinya untuk terlibat lebih langsung dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Tetap Aktif di Dunia Perfilman
Meski berencana meninggalkan Amerika Serikat, Angelina Jolie tidak serta-merta meninggalkan dunia perfilman. Ia tetap akan aktif dalam proyek film internasional sebagai aktris, produser, maupun sutradara. Salah satu karyanya yang menonjol adalah film First They Killed My Father (2017), yang mengangkat kisah kelam sejarah Kamboja pada era rezim Khmer Merah.
Langkah ini semakin memperkuat citra Jolie sebagai figur global yang tidak hanya dikenal karena popularitas, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap isu-isu kemanusiaan lintas negara.
Respons Publik dan Masa Depan
Rencana kepindahan Angelina Jolie ke Kamboja disambut positif oleh banyak pihak. Kehadiran tokoh dunia seperti Jolie dinilai dapat memberikan dampak positif bagi citra Kamboja di mata internasional, khususnya dalam sektor pariwisata dan kegiatan sosial.
Di tengah dinamika global dan pencarian makna hidup yang lebih dalam, keputusan Angelina Jolie untuk menetap di Kamboja mencerminkan perjalanan hidupnya sebagai seorang ibu, aktivis, dan manusia yang mendambakan ketenangan sekaligus kontribusi nyata.
Untuk informasi menarik lainnya, Anda dapat mengunjungi tautan berikut: JAGUAR33