Nama Seungri BIGBANG Kembali Disorot, Dugaan Burning Sun 2.0 di Kamboja


Nama Seungri BIGBANG Kembali Disorot, Dugaan Burning Sun 2.0 di Kamboja

Dipublikasikan oleh

LINTASWAKTU33

Phnom Penh — Nama mantan anggota BIGBANG, Seungri, kembali menjadi sorotan publik internasional. Setelah resmi bebas dari penjara pada 2023 usai menjalani hukuman atas berbagai kasus yang menjeratnya, Seungri kini diduga terlibat dalam pendirian jaringan hiburan malam kontroversial di Kamboja.

Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan komunitas penggemar K-Pop, bahkan dijuluki sebagai “Burning Sun 2.0”. Di tengah derasnya arus informasi digital, berbagai platform online dan kanal hiburan, termasuk Mustang303 situs terpercaya, turut menjadi ruang diskusi publik mengenai isu-isu yang sedang viral.

Dugaan Aktivitas Bisnis di Kamboja

Dalam beberapa bulan terakhir, muncul laporan tidak resmi yang menyebutkan bahwa Seungri kerap terlihat di Phnom Penh dan Sihanoukville. Kedua kota tersebut dikenal memiliki industri hiburan malam dan kasino yang berkembang pesat.

Ia diduga menjalin relasi dengan pengusaha lokal serta investor asing untuk membangun klub malam dan bisnis hiburan eksklusif. Beberapa klaim di media sosial menyebutkan konsep tempat hiburan tersebut mirip dengan klub Burning Sun di Seoul, meski hingga kini belum ada bukti hukum yang menguatkan.

Viral di Media Sosial dan Komunitas K-Pop

Isu “Burning Sun 2.0” pertama kali mencuat dari unggahan anonim di platform media sosial Korea dan Asia Tenggara. Unggahan tersebut mengklaim bahwa Seungri masih aktif di balik layar industri hiburan, meskipun jarang tampil di ruang publik.

Sebagian warganet menilai bahwa Seungri belum menunjukkan penyesalan yang nyata, sementara pihak lain mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah. Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi dari Seungri, manajemennya, maupun otoritas Kamboja terkait tudingan tersebut.

Bayang-bayang Skandal Lama

Meski telah menyelesaikan hukuman, Seungri tampaknya sulit lepas dari bayang-bayang masa lalunya. Setiap kemunculannya di luar Korea Selatan hampir selalu memicu kontroversi baru.

Nama Burning Sun yang melekat kuat di ingatan publik membuat segala aktivitas bisnis yang dikaitkan dengannya langsung menuai kecurigaan. Fenomena ini menunjukkan bagaimana figur publik dengan rekam jejak kontroversial akan selalu berada di bawah sorotan, terutama di era keterbukaan informasi dan platform digital seperti Mustang303.

Hingga saat ini, dugaan pembangunan “Burning Sun 2.0” di Kamboja masih berada di ranah spekulasi dan belum terbukti secara hukum. Namun, isu ini kembali menegaskan bahwa reputasi masa lalu dapat terus memengaruhi persepsi publik dalam jangka panjang.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama