Terbit : 10 JAN 2026
Waktu baca : 3Min
Penulis : @Lukas
LintasWaktu33 - Jakarta – Elji Arvella: Dari Spontanitas ke Horor Lembut, Menjadi Raja Konten yang Autentik
Di tengah hiruk-pikuk dunia konten digital yang kerap dipenuhi persona yang berlebihan, Elji Arvella justru meraih hati ratusan ribu pengikut dengan caranya yang khas: kelembutan yang memikat. Perjalanan Riska L. Gunawan, nama asli di balik persona Elji Arvella, menuju puncak popularitas adalah cerita tentang konsistensi, kecerdasan berkreasi, dan yang terpenting, keautentikan yang terjaga.
Awal Mula: Kekuatan "Apa Adanya"
Sebelum namanya melambung, Elji Arvella memulai karirnya dengan konten humor spontan. Kekuatan utamanya saat itu terletak pada ekspresi natural dan pembawaan yang sama sekali tanpa rekayasa. Karakter inilah yang menjadi fondasi kuat hubungannya dengan audiens. Konten-konten awalnya yang sederhana berhasil menembus berbagai kalangan karena terasa dekat dan mudah dinikmati, membangun basis pengikut setia yang kelak akan menyaksikan evolusi kreatornya.
Titik Balik: Menemukan Suara dalam Senyap yang Mencekam
Elji Arvella tidak berlama-lama berada di zona nyaman. Titik balik signifikan terjadi ketika ia memutuskan untuk mengeksplorasi genre horor. Namun, yang membedakannya dari konten horor mainstream adalah pendekatannya yang unik. Alih-alih mengandalkan jumpscare atau teriakan, Elji membangun ketegangan melalui narasi cerita, mimik wajah yang terkendali, dan cara bertutur yang tenang namun menusuk. Suaranya yang lembut justru menciptakan kontras yang mencemaskan, menghasilkan atmosfer horor yang lebih psikologis dan mendalam. Inovasi inilah yang membuatnya cepat dikenali dan didamba di jagat konten horor Indonesia.
Softspoken: Bukan Persona, Melainkan Kepribadian
Kesuksesan di depan kamera seringkali menimbulkan pertanyaan: apakah kepribadian itu asli atau sekadar akting? Bagi Elji Arvella, jawabannya jelas. Di balik layar, ia dikenal sebagai sosok yang tetap low-profile dan bersuara lembut. Banyak rekan sesama kreator dan pengikut yang berinteraksi langsung mengakui bahwa sifat softspoken-nya adalah cerminan dari diri yang sebenarnya. Kesesuaian antara persona di konten dan kepribadian asli inilah yang memperkuat kesan autentiknya, menjadikannya figur yang dipercaya dan dihormati, bukan hanya diikuti.
Mempertahankan Akar: Humor dan Kecerdasan Linguistik
Meski identik dengan horor, Elji Arvella tidak meninggalkan akar humornya. Ia pintar memadukan kedua elemen ini dan bahkan menciptakan signature pada konten komedinya. Salah satu mahakaryanya yang viral adalah konten "prank bahasa Sunda dengan logat Thailand". Kecerdasannya dalam memainkan linguistik dan ekspresi wajah yang hiperbolis menciptakan sebuah konten yang tidak hanya lucu, tetapi juga kreatif dan mudah diingat. Konten seperti ini membuktikan bahwa selain atmosfer, ia juga memiliki kemampuan eksekusi ide yang cerdas dan penuh perhitungan.
Melambung dalam Setahun: Filosofi di Balik Kesuksesan
Dalam kurun waktu sekitar setahun, angka pengikutnya di Instagram mendekati 300 ribu, sementara di TikTok telah melampaui 625 ribu. Sebuah pertumbuhan yang eksponensial. Menanggapi popularitas yang kian menguat, Elji Arvella memberikan nasihat yang berfokus pada substansi. Ia menekankan bahwa menjadi kreator konten tidak cukup hanya mengandalkan tampilan fisik. "Di atas semua itu, ada kecerdasan," pesannya. Pernyataan ini merangkum filosofi kontennya: bahwa kecerdasan dalam mengemas cerita, memahami audiens, dan menampilkan diri secara jujur adalah kunci yang sesungguhnya.
Elji Arvella bukan sekadar tren yang akan cepat berlalu. Ia adalah contoh bagaimana autentisitas, didukung oleh konsistensi dan kecerdasan kreatif, dapat membangun sebuah brand pribadi yang kuat dan disegani. Ia membuktikan bahwa di dunia yang keras, suara yang lembut—jika disampaikan dengan caranya yang cerdas—justru bisa menggema paling jauh.
.png)