Pemerintah Siapkan Rp2 Triliun untuk Pembiayaan Ekspor Furnitur
Terbit: 24 Desember 2025 | Waktu Baca: 2 menit | Penulis: @johan
Dukungan Pembiayaan Ekspor Melalui LPEI
LINTASWAKTU33-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan anggaran senilai Rp2 triliun untuk mendukung pembiayaan ekspor bagi industri furnitur yang disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).
“Sekarang kami siapkan Rp2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur. Jadi, mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6 persen. Itu saya janjikan ke mereka,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Jakarta.
Usulan Peningkatan Volume Pembiayaan
Purbaya menjelaskan volume pembiayaan LPEI saat ini baru mencapai Rp200 miliar. Sementara pelaku usaha furnitur mengusulkan pembiayaan ditingkatkan hingga Rp16 triliun, meskipun untuk saat ini pemerintah membatasi pada Rp2 triliun.
Peluang Ekspor Furnitur Indonesia
Data Kadin Indonesia
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menyebut peluang ekspor furnitur global mencapai 300 miliar dolar AS. Namun, porsi Indonesia saat ini baru sekitar 2,5 miliar dolar AS.
Diversifikasi Pasar Ekspor
Selain pendanaan, pengusaha juga mendorong diversifikasi pasar ekspor yang lebih merata. Saat ini, sekitar 60 persen ekspor furnitur Indonesia masih bergantung pada pasar Amerika Serikat.
Harapan Industri Mebel dan Kerajinan
Ketua Umum HIMKI Abdul Sobur berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah, seperti penurunan bunga dan peningkatan volume pembiayaan melalui LPEI.
“Melalui LPEI, kami dapat bunga sekitar 6 persen. Namun, kami harap volumenya ditingkatkan,” ujarnya.
Informasi Terkait
Untuk informasi tambahan dan referensi lainnya, silakan kunjungi: JAGUAR33 POPULER
