Meski Cetak Dua Gol, Bryan Mbeumo Tidak Hepi dengan Laga MU vs Brighton, Kenapa?


Bryan Mbeumo Tak Puas Meski Cetak Dua Gol: Ambisi Tinggi Manchester United di Musim 2025/2026

Dipublikasikan oleh

LINTASWAKTU33

ManchesterManchester United kembali memperpanjang tren positif di Premier League 2025/2026 dengan kemenangan 4-2 atas Brighton & Hove Albion di Old Trafford. Dalam laga tersebut, Bryan Mbeumo menjadi bintang utama lewat torehan dua golnya. Namun menariknya, pemain asal Kamerun itu justru mengaku tidak sepenuhnya puas dengan hasil dan performa tim.

Performa cemerlang ini juga menarik perhatian penggemar di berbagai platform olahraga, termasuk komunitas Link Mustang303 Aman dan Stabil yang kerap membahas sisi taktik dan performa pemain Premier League secara mendalam.

Mbeumo Kembali Jadi Pembeda

Bryan Mbeumo, yang baru bergabung ke Manchester United pada musim panas 2025 dari Brentford, kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu rekrutan tersukses Erik ten Hag. Dalam laga melawan Brighton, ia mencetak dua gol krusial — satu di babak pertama melalui penyelesaian klinis, dan satu lagi di masa injury time yang memastikan kemenangan Setan Merah dengan skor 4-2.

Mbeumo menunjukkan ketenangan luar biasa di depan gawang, ketajaman insting, serta kecocokan dengan gaya permainan cepat United yang kini lebih agresif. Statistik pascalaga mencatat, ia menciptakan empat peluang besar, memenangkan dua duel udara, dan menyelesaikan 85% umpan akurat selama pertandingan.

Namun, meski tampil luar biasa dan menjadi pahlawan kemenangan, ekspresi Mbeumo seusai laga justru tidak menampilkan kebahagiaan yang berlebihan. Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan MUTV, ia berkata singkat tapi penuh makna:

“Saya senang dengan gol-gol saya, tapi saya tahu kami bisa tampil lebih baik sebagai tim. Kemenangan ini penting, tapi kami harus terus berkembang. Kami tidak boleh puas terlalu cepat.”

Ketidakpuasan atas Performa Kolektif

Apa yang diungkapkan Mbeumo menggambarkan mentalitas seorang pemain yang ambisius dan perfeksionis. Ia menilai, meskipun United menang besar, performa mereka belum sepenuhnya meyakinkan. Hal ini cukup masuk akal, karena jalannya pertandingan sempat menunjukkan beberapa kelemahan mendasar.

United sebenarnya sudah unggul nyaman 3-0 lebih dulu. Namun di pertengahan babak kedua, Brighton berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-2 melalui dua gol cepat yang membuat tensi pertandingan kembali tinggi. Pertahanan United terlihat lengah, terutama saat menghadapi serangan balik cepat Brighton yang digerakkan oleh Kaoru Mitoma dan Evan Ferguson.

Saat atmosfer Old Trafford sempat menegang, gol kedua Mbeumo di menit ke-90+2 akhirnya memastikan kemenangan. Namun bagi sang pemain, “kelengahan kecil” seperti itu bisa menjadi bumerang di laga besar berikutnya, terutama melawan tim-tim top seperti Manchester City atau Arsenal.

Ambisi Besar: Bukan Sekadar Menang, tapi Dominan

Ketika ditanya soal perasaannya mencetak dua gol, Mbeumo menegaskan bahwa ia datang ke Manchester United bukan hanya untuk mencetak gol, tetapi untuk membawa klub kembali ke jalur kejayaan. Ia menyebut:

“Saya tahu ekspektasi di klub ini sangat tinggi. Fans menuntut kami untuk menang dengan cara yang meyakinkan, bukan sekadar menang tipis. Kami ingin menjadi tim yang ditakuti lagi.”

Pernyataan itu sejalan dengan visi Erik ten Hag yang menuntut konsistensi dan kedisiplinan dalam setiap laga. Sang manajer pun memuji penampilan Mbeumo, tapi juga menyoroti aspek pertahanan tim yang masih perlu diperbaiki.

“Bryan luar biasa hari ini. Ia punya energi, determinasi, dan ketajaman. Tapi kami kebobolan dua gol yang seharusnya bisa dihindari. Ini pelajaran penting,” ujar Ten Hag dalam konferensi pers pascalaga.

Mbeumo dan Transformasi Manchester United

Sejak kedatangannya, Bryan Mbeumo menjadi bagian penting dalam transformasi gaya bermain United. Ia memberi variasi serangan lewat kecepatan, mobilitas, dan kemampuan memanfaatkan ruang kosong. Duetnya bersama Matheus Cunha di lini depan menciptakan dinamika baru yang lebih cepat dan fleksibel dibandingkan era sebelumnya yang bergantung pada striker tunggal.

Namun, Mbeumo juga dikenal sebagai pemain yang rendah hati dan realistis. Ia tidak ingin kesuksesan pribadi membuat tim kehilangan fokus.

“Sepak bola bukan soal siapa yang mencetak gol, tapi bagaimana tim bekerja sebagai satu kesatuan. Saya mencetak dua gol karena tim memberi saya peluang. Tapi kami semua harus terus belajar agar lebih stabil,” ujar Mbeumo.

Kesimpulan

Performa Bryan Mbeumo menjadi cerminan ambisi besar Manchester United musim ini: bukan hanya menang, tetapi juga mendominasi. Dengan karakter disiplin, kerja keras, dan mental pemenang, Mbeumo kini menjadi simbol transformasi positif di Old Trafford.

Ikuti terus analisis mendalam dan berita terkini seputar Premier League melalui Coba akses link Mustang303 terbaru — sumber informasi yang mengulas strategi, performa, dan perkembangan pemain top dunia secara eksklusif.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama