Information : DinaPutri222
Terbit pada : 08 JULY 2026
Waktu Baca : 2 Menit
Prabowo Subianto, mendampingi Perdana Menteri (PM) India dalam agenda kenegaraan di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pertemuan bilateral kedua negara yang tidak hanya menitikberatkan pada kerja sama strategis, tetapi juga memperkuat hubungan budaya antara Indonesia dan India.
Candi Prambanan dipilih sebagai lokasi agenda kenegaraan karena memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Sebagai salah satu situs warisan dunia, kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia itu menjadi simbol eratnya hubungan peradaban Nusantara dengan India yang telah terjalin sejak berabad-abad lalu.
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo dan PM India dijadwalkan menikmati pertunjukan budaya yang menampilkan kekayaan seni tradisional Indonesia. Kehadiran kedua pemimpin negara di kawasan Candi Prambanan juga mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat diplomasi budaya sebagai bagian dari hubungan bilateral yang semakin erat.
Selain memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada tamu negara, kunjungan ini menjadi momentum untuk menegaskan pentingnya pelestarian situs bersejarah sebagai aset bersama yang memiliki nilai universal.
Hubungan Indonesia dan India selama ini terus berkembang di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, investasi, pertahanan, pendidikan, hingga kerja sama maritim. Kedua negara juga aktif menjalin koordinasi dalam berbagai forum internasional untuk menghadapi tantangan global.
Agenda kenegaraan di Candi Prambanan diharapkan semakin memperkokoh kemitraan strategis Indonesia dan India. Melalui perpaduan diplomasi politik dan budaya, kedua negara berupaya membangun hubungan yang tidak hanya berlandaskan kepentingan ekonomi dan keamanan, tetapi juga kedekatan sejarah serta nilai-nilai peradaban yang telah menghubungkan kedua bangsa sejak lama.
Kunjungan ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian pertemuan Presiden Prabowo dengan PM India selama kunjungan kenegaraan, sekaligus memperlihatkan komitmen Indonesia dalam mempromosikan kekayaan budaya nasional sebagai bagian dari diplomasi di panggung internasional.
