Bunga Jelitha Ungkap Pernah Diremehkan karena Penampilan, Kini Dorong Generasi Muda Lebih Percaya Diri

Terbit : 30 JULY 2026
Waktu Baca : 3 MENIT
Penulis : @Lukas

LintasWaktu33 Jakarta – Di balik kesuksesannya sebagai Puteri Indonesia 2017, Bunga Jelitha menyimpan pengalaman pahit yang membentuk perjalanan kariernya. Sebelum dikenal luas, ia mengaku pernah mengalami penolakan dan menerima komentar yang menyakitkan mengenai penampilannya ketika mulai meniti karier sebagai model.

Cerita tersebut disampaikan Bunga saat menjadi juri dalam ajang NUSANTARA SPOTLIGHT: Icon Search 2026 yang digelar di Lippo Mall Nusantara. Menurutnya, kompetisi modeling seharusnya tidak hanya berfokus mencari wajah baru, tetapi juga menjadi wadah bagi anak muda untuk mengembangkan kepercayaan diri dan menunjukkan kemampuan tanpa dibatasi standar kecantikan tertentu.

Bunga mengawali karier modeling sejak berusia 13 tahun. Kala itu, persaingan di industri mode sudah sangat kompetitif. Salah satu pengalaman yang masih membekas terjadi saat mengikuti proses seleksi untuk sebuah peragaan busana pengantin.

Dalam proses casting tersebut, ia mengaku tidak terpilih setelah mendengar komentar dari pihak klien yang menyebut mereka mencari model yang dianggap lebih cantik. Ucapan itu sempat membuatnya mempertanyakan penampilannya sendiri hingga bertanya kepada sang ibu apakah dirinya memang tidak memenuhi standar kecantikan.

Meski sempat merasa terpukul, Bunga memilih untuk terus berusaha. Kerja keras dan konsistensinya akhirnya membawanya meraih berbagai kesempatan besar hingga dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2017.

Namun, pencapaian tersebut ternyata tidak menghentikan komentar negatif yang datang. Setelah menyandang gelar Puteri Indonesia, ia masih menerima kritik terkait warna kulit dan rambut keriting yang dimilikinya. Meski demikian, Bunga menolak menjadikan penilaian fisik sebagai penghalang untuk terus berkarya.

Ia berharap pengalaman pribadinya dapat menjadi motivasi bagi generasi muda agar tidak mudah kehilangan rasa percaya diri hanya karena penilaian orang lain. Menurutnya, setiap orang memiliki potensi yang layak dikembangkan tanpa harus memenuhi standar kecantikan yang sempit.

Bunga juga menilai semangat yang diusung NUSANTARA SPOTLIGHT: Icon Search 2026 selaras dengan keberagaman Indonesia. Kekayaan budaya, suku, ras, serta karakter perempuan Indonesia menjadi bukti bahwa kecantikan tidak dapat diseragamkan.

Karena itu, ia mengajak para peserta maupun generasi muda untuk lebih fokus menggali kemampuan dan karakter diri dibanding terus membandingkan penampilan fisik. Baginya, kepercayaan diri dan kualitas pribadi merupakan modal utama untuk meraih kesuksesan di industri kreatif maupun bidang lainnya.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama