Prabowo Kembali Berbicara di Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Sampai 2 Kali Akhir Pekan Ini

Information : DinaPutri222
Terbit pada : 28 JUNI 2026
Waktu Baca : 2 Menit

Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi sorotan setelah dua kali menyampaikan pidato dalam rangkaian Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang digelar pada akhir pekan ini di Jakarta. Kehadiran Presiden dalam dua kesempatan tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap penguatan riset, inovasi, dan pengembangan industri nasional.

Pada kesempatan pertama, Jumat (26/6), Prabowo secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC). Di hadapan ribuan akademisi, guru besar, rektor, peneliti, dan pelaku industri, Presiden menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi Indonesia melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan bahwa para guru besar dan akademisi merupakan aset intelektual yang harus dilibatkan secara maksimal dalam pembangunan nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya yang besar, namun kemajuan hanya dapat dicapai apabila riset dan teknologi mampu diterjemahkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat dan industri.

Pada akhir pekan yang sama, Presiden kembali tampil berbicara dalam forum KSTI. Dalam kesempatan tersebut, ia kembali menekankan pentingnya menjaga persatuan bangsa setelah kontestasi politik. Prabowo mengingatkan bahwa demokrasi harus menghasilkan stabilitas sehingga pemerintah dapat fokus bekerja meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan terus terjebak dalam konflik politik berkepanjangan.

Selain membahas stabilitas politik, Prabowo juga mengajak kalangan akademisi untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan dunia usaha. Ia menilai sinergi antara kampus, lembaga penelitian, dan sektor industri menjadi kunci agar Indonesia mampu meningkatkan daya saing serta mengurangi ketergantungan terhadap teknologi asing.

Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia 2026 sendiri menjadi forum yang mempertemukan pemerintah, perguruan tinggi, peneliti, dan pelaku industri untuk merumuskan strategi menuju kemandirian ekonomi berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi. Kehadiran Presiden dalam dua sesi pada akhir pekan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pengembangan sains dan teknologi menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama