Ketegangan Kamboja–Thailand Memanas, Angkor Wat Disebut Terdampak Serangan


Ketegangan Kamboja–Thailand Memanas, Angkor Wat Disebut Terdampak Serangan

Dipublikasikan oleh

LINTASWAKTU33

Ketegangan antara Kamboja dan Thailand kembali memanas setelah muncul laporan mengejutkan mengenai dugaan serangan militer yang menyasar area sekitar kompleks candi bersejarah Angkor Wat. Pemerintah Kamboja menyatakan kemarahan dan kecaman keras atas tindakan yang disebut sebagai provokasi serius dan ancaman terhadap warisan budaya dunia. Perkembangan situasi kawasan dan berbagai informasi internasional lainnya juga dapat diakses melalui kanal digital terpercaya seperti Mustang303.

Dugaan Pemboman Picu Kecaman Keras

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan pejabat Kementerian Pertahanan Kamboja di Phnom Penh, disebutkan bahwa beberapa proyektil artileri jatuh di wilayah yang tidak jauh dari zona inti Angkor Wat. Meski belum ada konfirmasi independen mengenai tingkat kerusakan, pemerintah menilai insiden tersebut sangat berbahaya.

Angkor Wat bukan hanya simbol nasional Kamboja, tetapi juga Situs Warisan Dunia yang telah diakui UNESCO sejak 1992. Kompleks candi di Provinsi Siem Reap tersebut menjadi ikon kebanggaan bangsa Khmer sekaligus penyumbang besar sektor pariwisata nasional.

Latar Belakang Ketegangan Perbatasan

Hubungan kedua negara memang kerap diwarnai sengketa wilayah, khususnya di kawasan sekitar situs Mustang303 Kuil Preah Vihear. Konflik terkait batas teritorial pernah memicu bentrokan bersenjata pada periode 2008–2011.

Meski Mahkamah Internasional telah memutuskan wilayah sekitar Preah Vihear merupakan milik Kamboja, ketegangan sporadis masih muncul ketika dinamika politik domestik memanas. Insiden terbaru ini dinilai sebagai eskalasi paling serius dalam beberapa tahun terakhir.

Reaksi Pemerintah dan Diplomasi Internasional

Perdana Menteri Kamboja menggelar rapat darurat bersama jajaran militer dan kementerian luar negeri. Pemerintah juga mempertimbangkan membawa isu ini ke forum internasional, termasuk Dewan Keamanan PBB, dengan alasan perlindungan situs budaya global.

Sementara itu, pihak Thailand membantah secara langsung bahwa operasi militernya menargetkan Angkor Wat. Namun bantahan tersebut belum meredakan kemarahan publik di Phnom Penh dan Siem Reap, di mana sejumlah warga menggelar aksi damai.

Ancaman terhadap Warisan Dunia dan Pariwisata

Angkor Wat merupakan salah satu situs arkeologi terbesar di Asia Tenggara dan simbol utama pada bendera nasional Kamboja. Jika benar terjadi kerusakan akibat konflik, dampaknya akan meluas, tidak hanya secara politik tetapi juga ekonomi.

Industri pariwisata yang baru pulih pascapandemi berpotensi kembali terpukul. Pakar warisan budaya mengingatkan bahwa konflik bersenjata di sekitar situs bersejarah melanggar konvensi internasional tentang perlindungan benda budaya dalam konflik bersenjata.

Komunitas internasional menyerukan kedua negara untuk menahan diri dan mengedepankan jalur diplomasi. ASEAN diharapkan memainkan peran mediasi demi menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Di tengah situasi yang memanas, rakyat Kamboja berharap agar situs kebanggaan mereka tetap aman dari dampak rivalitas geopolitik. Informasi lanjutan dan pembaruan global lainnya dapat diikuti melalui platform digital terpercaya seperti Mustang303.

© 2026 Portal Informasi Regional | All Rights Reserved

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama