LINTASWAKTU33 - Surat terakhir bocah kelas 4 SD yang gantung diri di pohon cengkih di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi viral. Bocah tersebut diduga tak mampu membeli buku dan pena.
Dalam surat yang ditulis tangan menggunakan bahasa daerah Ngada, korban menyampaikan pesan perpisahan kepada sang ibu yang ia panggil Mama Reti. Surat tersebut beredar luas dan viral di media sosial.
Tulisan tangan itu diawali dengan kalimat “Kertas Tii Mama Reti” yang berarti surat untuk Mama Reti, lalu dilanjutkan dengan pesan “Mama Galo Zee” atau Mama, saya pergi dulu.
Korban juga menuliskan permintaan agar ibunya merelakan kepergiannya serta tidak menangis, yang tertuang dalam kalimat “Mama molo Ja’o” dan “Galo mata Mae Rita ee Mama.”
Berikut isi lengkap surat siswa SD yang bunuh diri di Ngada, NTT, demikian dikutip dari hezzofabregas, Rabu (4/2/2026).
Surat tersebut diakhiri dengan gambar anak yang menangis.
Terbit : 05 Februari 2026
Waktu Baca : 3 menit
Penulis : @XzeV
