Airlangga: Pertumbuhan ekonomi masih sejalan dengan program pemerintah

 

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Stabil | JAGUAR33 DAFTAR

Terbit: 5 Februari 2025 | Waktu Baca: 2 menit | Penulis: @johan

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Masih Sesuai Jalur Program Pemerintah

LINTASWAKTU33-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berada di jalur yang sesuai dengan program pemerintah, meskipun belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan.

Pertumbuhan Ekonomi Tahunan Capai 5,1 Persen

Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, Airlangga mencatat pertumbuhan ekonomi secara tahunan tercatat sebesar 5,1 persen. Sementara itu, pada kuartal IV-2025 pertumbuhan mencapai 5,39 persen.

Menurutnya, capaian tersebut didorong oleh berbagai stimulus yang diberikan pemerintah, terutama melalui penguatan belanja fiskal.

Stimulus Fiskal Dorong Konsumsi Masyarakat

"Saya pikir itu sesuai dengan program pemerintah, di mana pemerintah menggelontorkan fiskal ya, bantuan sosial dan terlihat konsumsi juga meningkat," ujar Airlangga.

Ia menyebut sektor industri, perdagangan, dan pertanian juga tumbuh sesuai dengan yang diharapkan pemerintah. Dengan adanya stimulus tersebut, belanja konsumsi di sektor riil terus mengalami peningkatan.

Sektor Riil Tumbuh di Atas Rata-Rata Nasional

Selain konsumsi masyarakat, sektor riil juga menunjukkan pertumbuhan di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

"Konsumsi terdorong, sektor riil baik, tumbuh di atas pertumbuhan ekonomi. Kemudian tentunya distribusi anggaran juga baik. Jadi engine-nya semua bergerak," ucapnya.

Data BPS dan Dampak terhadap Lapangan Kerja

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 mencapai 5,39 persen (yoy), menjadi yang tertinggi sejak pandemi COVID-19.

Pada kuartal tersebut, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh sektor perindustrian yang tumbuh 5,4 persen, serta sektor perdagangan dan pertanian yang merepresentasikan lebih dari 40 persen perekonomian nasional.

Pertumbuhan ini juga menciptakan sekitar 1,3 juta lapangan pekerjaan dan memperbaiki indikator kesejahteraan seperti rasio ketimpangan (gini ratio).

Momentum Pertumbuhan Ekonomi Awal 2026

Memasuki awal 2026, pemerintah terus mendorong berbagai program stimulus untuk menjaga momentum pertumbuhan, terutama menjelang Ramadhan dan Idul Fitri pada kuartal I.

Untuk informasi dan peluang lainnya, kunjungi JAGUAR33 KLIK sebagai salah satu referensi digital yang sedang banyak dicari.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama