Manchester United dan Ruben Amorim Kena Sindir Halus Antonio Conte

Manchester United dan Ruben Amorim Kena Sindir Halus Antonio Conte
qqfullbet

LINTASWAKTU33Sindiran Conte terasa tepat sasaran setelah Hojlund tampil tajam di Napoli, sementara Manchester United justru goyah usai melepas striker mudanya.

Jakarta - Antonio Conte akhirnya buka suara soal performa Rasmus Hojlund yang kini bersinar bersama Napoli. Pelatih berusia 55 tahun itu melontarkan sindiran halus tapi terasa tajam kepada Manchester United dan Ruben Amorim.

Menurut Conte, Hojlund adalah contoh pemain muda yang tersesat karena tidak ditangani dengan sistem dan pendekatan yang tepat.

Di Old Trafford, Hojlund sempat kesulitan menemukan konsistensi, terutama pada musim keduanya. Amorim lebih memilih mendatangkan Benjamin Sesko dan meminjamkan striker Denmark itu ke Napoli.

Keputusan itu belakangan jadi bahan perdebatan, apalagi setelah Amorim sendiri akhirnya dipecat. Conte seolah menegaskan bahwa masalahnya bukan pada kualitas Hojlund, melainkan bagaimana ia dikembangkan.

Di Napoli, striker 22 tahun itu terlihat lebih percaya diri, lebih tajam, dan kembali menikmati sepak bola dengan cara yang sederhana tapi efektif.

Hojlund Mampu Bangkit Bersama Napoli

Bersama Napoli, Hojlund seperti menemukan versi terbaiknya lagi. Conte memberi peran jelas dan sistem yang memaksimalkan kekuatannya sebagai penyerang.

Hasilnya cukup nyata. Hojlund sudah mencetak sembilan gol sejauh musim ini, sebuah angka yang menunjukkan peningkatan signifikan dibanding masa sulitnya di Old Trafford.

Conte menyebut Hojlund berkembang sangat pesat karena memahami kapan harus bergerak, menekan, dan membuka ruang. Hal-hal dasar ini, menurut Conte, krusial bagi pemain muda.

Napoli pun diuntungkan dengan kebangkitan sang striker, terutama di tengah persaingan ketat Serie A. Kepercayaan diri Hojlund terlihat kembali, sesuatu yang sempat hilang saat tekanan besar menghantuinya di Manchester United.

Amorim Pergi, Sesko Belum Juga Meyakinkan

Keputusan Amorim mencoret Hojlund dan menggantinya dengan Benjamin Sesko kini terasa janggal. Sesko memang punya potensi besar, tetapi awal kariernya di United jauh dari kata mulus.

Dari 19 penampilan, ia baru mencetak lima gol, tiga di antaranya datang di dua laga terakhir.

Amorim sendiri sudah lebih dulu angkat kaki setelah hasil imbang melawan Leeds United beberapa pekan lalu. Situasi di Old Trafford pun berubah cepat.

Darren Fletcher sempat menjadi pelatih sementara sebelum Michael Carrick ditunjuk sebagai manajer interim hingga akhir musim.

Dalam kondisi transisi ini, performa Sesko masih terus dipantau, sementara nama Hojlund justru makin sering disebut sebagai pemain yang dilepas terlalu cepat.

Masa Depan Hojlund Cerah Bersama Napoli

Hojlund kini menikmati atmosfer Serie A yang terasa lebih akrab baginya. Tekanan tetap ada, tetapi Napoli memberi ruang bagi sang striker untuk berkembang tanpa beban berlebihan.

Statusnya masih pemain pinjaman dan Napoli harus lolos ke Liga Champions agar transfer permanennya otomatis terwujud.

Jika Hojlund terus mencetak gol dan membantu Napoli bersaing di papan atas, peluangnya bertahan di Italia makin besar.

Untuk saat ini, yang jelas, ia sudah membuktikan bahwa masalahnya di United bukan soal bakat.

Bonus Harian dan Mingguan

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama