Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4 Kilometer
Terbit: 16 Januari 2025 | Waktu Baca: 2 menit | Penulis: @johan
Kejadian Awan Panas Guguran Gunung Semeru
LINTASWAKTU33 – Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) kembali meluncurkan awan panas guguran (APG) sejauh 4 kilometer dari puncak Mahameru pada Kamis sore.
"APG terjadi pada pukul 17.08 WIB dengan jarak luncur 4.000 meter dan terhenti di titik itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Isnugroho.
Dampak dan Imbauan BPBD
Menurut BPBD Lumajang, jarak luncur awan panas tersebut masih tergolong aman dan jauh dari permukiman warga. Namun masyarakat di lereng Gunung Semeru diminta tetap meningkatkan kewaspadaan.
Hujan abu vulkanik dilaporkan terjadi di Desa Kloposawit dan Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. Warga yang beraktivitas di luar rumah diimbau menggunakan masker.
Aktivitas Kegempaan Gunung Semeru
Laporan Pos Pengamatan
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto, melaporkan terjadi 40 kali gempa letusan dengan amplitudo 10–22 mm dan durasi 94–139 detik pada periode pengamatan pukul 12.00–18.00 WIB.
Selain itu, tercatat satu kali gempa guguran dan satu kali gempa embusan dengan amplitudo masing-masing 6 mm dan 8 mm.
Status Siaga dan Rekomendasi PVMBG
Gunung Semeru saat ini berada pada status Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak.
Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak karena potensi lontaran batu pijar.
Potensi Bahaya Lanjutan
Warga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Informasi Tambahan
Untuk informasi menarik lainnya dan akses pendaftaran, kunjungi: JAGUAR33 BISA DEPOSIT PULSA
