LINTASWAKTU33, Fenomena alam unik menghebohkan media sosial setelah Sembalun, Lombok, memperlihatkan aliran air menyerupai air terjun yang muncul dari lereng perbukitan. Peristiwa ini kemudian dijuluki warganet sebagai gunung menangis.
Video yang beredar memperlihatkan air mengalir deras di dinding bukit yang sebelumnya tampak kering, menciptakan pemandangan dramatis dan tak biasa.
Vulkanolog Institut Teknologi Bandung (ITB), Mirzam Abdurrachman, menjelaskan fenomena tersebut dikenal dalam geologi sebagai sungai intermiten.
Wilayah Sembalun didominasi breksi vulkanik dan lava yang bersifat kedap air, sehingga air hujan tidak terserap dan langsung mengalir di permukaan.
Curah hujan tinggi serta berkurangnya vegetasi di lereng perbukitan mempercepat aliran air. Tanpa akar pohon yang menahan air, hujan langsung meluncur ke bawah.
Meski tidak berbahaya, fenomena ini dapat menjadi indikator awal potensi longsor dan banjir bila alih fungsi lahan terus berlanjut.
Ketua Tim Geologi Lingkungan Badan Geologi, Tantan Hidayat, menyebut fenomena ini muncul setelah hujan deras selama empat hari berturut-turut.
Fenomena ini tercatat muncul di beberapa lokasi seperti Bukit Telaga, Bukit Amben, Bukit Batu Nunggang, dan Bukit Long di Desa Sembalun Bumbung.