Kemenkes Langsung Cepat Pulihkan RSUD Yang Terdampak Bencana Sumatera

Information : HendrikSaputra99
Terbit pada : 09 Desember 2025
Waktu Baca : 3 Menit

LINTASWAKTU33- Kementerian Kesehatan (Menkes) telah mulai melakukan perbaikan dan pemulihan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Prioritas utama Pemerintah adalah agar fasilitas kesehatan dapat berfungsi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secepat mungkin. Direktur pengawasan dan karantina kesehatan Kementerian Kesehatan, Sumajaya, menyatakan bahwa pembersihan RSUD Aceh Tamiang sedang dilakukan dengan dukungan TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Pembersihan dilakukan di Ruang Gawat Darurat (IGD) kemudian dilanjutkan ke gedung hem dialysis dan klinik rawat jalan. Gudang apotek di lantai dua juga telah dibersihkan, dan persediaan yang tersisa dinyatakan mencukupi.

Sumajaya menekankan bahwa upaya ini merupakan tindakan pemerintah untuk memulihkan layanan kesehatan. Menteri Kesehatan memiliki pembersihan yang besar, pemulihan, dan pemulihan kembali penuh layanan kesehatan primer di semua Rumah Sakit Umum sebagai prioritas tertinggi.

Menteri Kesehatan telah mengerahkan banyak staf di seluruh negeri dan mereka telah bekerja berjam-jam untuk mencapai pemulihan layanan secepat mungkin.

Untuk mendukung operasional dan fungsi dasar layanan di rumah sakit, Sumajaya menyatakan bahwa rumah sakit telah dilengkapi dengan satu set generator fungsional (genset) 66.000 watt dan satu tambahan 100.000 watt telah disiapkan sebagai cadangan.

Tim Teknis RS Kemenkes Adam Malik juga sedang melakukan inspeksi menyeluruh terhadap semua peralatan medis.

Sementara itu, layanan logistik juga didukung untuk RSUD Datu Beru Takengon. Sumarjaya mengatakan, genset 250 kWh yang didrop menggunakan helikopter Sikorsky di Lapangan Udara Sultan Iskandar Muda, sebelum diterbangkan ke lokasi.

Sekitar RSUD sendiri, PLN telah melakukan instalasi dan sebagian wilayah tersebut sudah kembali memiliki pasokan listrik. Sumarjaya juga menyebutkan, PLN mengirim dua genset lain, 250.000 watt untuk RSUD Datu Beru dan 100.000 watt untuk RSUD Muyang Kute di Kabupaten Bener Meriah. Pengiriman ini diberikan percepatan menggunakan indikator yang dikatakan TNI AU.

Untuk itu, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang bersinergi. Sumarjaya mengungkapkan, “terima kasih untuk respon yang cepat Dirut PLN dan KSAU dengan menyerahkan genset lewat helikopter dan pesawat.”

Penguatan kerjasama ini sangat terasa untuk percepatan [pemulihan]. Sumarjaya mengatakan, pengembalian pelayanan dengan pemeriksaan alat kesehatan dan sterilisasi ruang perawatan sebagai langkah yang sangat penting dan harus dilakukan.

“Kami ingin memastikan RSUD ini kembali beroperasi, dan saat itu semua perangkat, alat, sudah disanitasi dengan baik dan bersih untuk digunakan pasien,” tegasnya.

Sumarjaya mengungkap, dengan percepatan ini Kementerian Kesehatan telah menetapkan layanan dasar pada RSUD yang terdampak sudah bisa secara bertahap diaktifkan kembali dalam waktu dekat.

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama