IHSG ditutup menguat seiring ekspektasi pemangkasan Fed pekan depan

 

Pasar Berekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed - JAGUAR33 DAFTAR

Terbit: 03 DESEMBER 2025 | Waktu baca: 2 menit | Penulis: @johan

Pasar Berekspektasi Penurunan Suku Bunga The Fed Setelah Data Manufaktur Suram

➤ JAGUAR33 DAFTAR (Klik di sini)

IHSG Ditutup Menguat di Tengah Ekspektasi Kebijakan The Fed

LINTASWAKTU33-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa sore ditutup menguat seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan pada pertemuan pekan depan. IHSG menguat 68,25 poin atau 0,80 persen ke posisi 8.617,04, sementara LQ45 naik 3,60 poin atau 0,42 persen ke level 854,74.

Ekspektasi Penurunan Suku Bunga

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, menyebutkan bahwa pasar berekspektasi The Fed akan menurunkan suku bunga setelah data manufaktur AS menunjukkan kontraksi selama sembilan bulan berturut-turut.

Sentimen Global dan Regional Mendukung Penguatan IHSG

Data manufaktur AS yang melemah menambah tekanan terhadap The Fed untuk melonggarkan kebijakan. Pekan depan, The Fed akan menggelar FOMC pada 9–10 Desember 2025.

Dari Asia, stimulus ekonomi China dan penyesuaian tarif oleh AS terhadap Korea Selatan turut memberikan sentimen positif bagi pasar regional. Pelaku pasar juga terus memantau perkembangan kebijakan ekonomi Jepang.

Sentimen Domestik: Data Ekonomi Indonesia Stabil

Penguatan IHSG juga didorong aktivitas pabrik yang kuat, surplus perdagangan Oktober 2025, serta inflasi yang mereda pada November 2025. IHSG bertahan di zona hijau sejak pembukaan hingga penutupan sesi kedua.

Kinerja Sektor dan Saham

Sembilan sektor menguat, dipimpin sektor industri (+2,40%), sektor barang konsumsi non-primer (+2,38%), dan infrastruktur (+1,77%). Dua sektor melemah: kesehatan (-1,16%) dan teknologi (-0,36%).

Saham yang menguat paling tinggi: BOAT, BBRM, SULI, FPNI, ASPI. Saham yang melemah terburuk: OPMS, ESTI, SMIL, BEEF, ESIP.

Perdagangan dan Bursa Asia

Frekuensi perdagangan mencapai 2.720.714 transaksi dengan volume 43,65 miliar saham senilai Rp21,92 triliun.

Kinerja bursa Asia: • Nikkei: -0,01% • Shanghai: -0,42% • Hang Seng: +0,24% • Straits Times: +0,24%


Panduan Terkait

Daftar Platform Trading: JAGUAR33 DAFTAR

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama