Geger, Anak Kucing Terlahir Bermata Satu
Media sosial dihebohkan oleh kemunculan seekor anak kucing yang terlahir dengan kondisi tidak biasa, yakni hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajahnya. Kucing ini dijuluki Cyclops Cat dan dengan cepat videonya viral di berbagai platform.
Lahir di Brasil dan Viral di Media Sosial
Anak kucing tersebut dilaporkan lahir pada 4 November di Vilhena, negara bagian Rondônia, Brasil. Pemiliknya, Gilberto Almeida, mengaku baru pertama kali melihat kejadian seperti ini sepanjang hidupnya.
Menurut Almeida, induk kucing tersebut sebelumnya sudah beberapa kali melahirkan. Namun, kelahiran anak kucing bermata satu ini merupakan kejadian pertama.
Satu dari Empat Anak Kucing
Anak kucing bermata satu itu merupakan satu dari empat anak kucing yang dilahirkan. Tiga anak kucing lainnya lahir dengan kondisi normal tanpa kelainan.
Karena tampilannya yang unik dan tidak biasa, sebagian warganet bahkan menduga bahwa Cyclops Cat merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).
Meninggal Dunia Dua Hari Kemudian
Sayangnya, anak kucing tersebut tidak bertahan lama. Ia dilaporkan meninggal dunia dua hari kemudian, tepatnya pada 6 November.
Menurut laporan, anak kucing tersebut mengalami kesulitan bernapas, yang umum terjadi pada hewan dengan kelainan bawaan serius.
Menderita Kelainan Langka Bernama Siklopia
Dokter hewan menyebut kondisi yang dialami anak kucing tersebut sebagai siklopia, yaitu kelainan bawaan langka yang dinamai dari Cyclops, monster bermata satu dalam mitologi Yunani.
Dapat Terjadi pada Manusia
Siklopia tidak hanya dapat terjadi pada hewan, tetapi juga pada manusia. Kondisi ini sering dikaitkan dengan kelainan kromosom atau paparan obat tertentu selama masa kehamilan.
Menurut data medis, siklopia merupakan kondisi yang sangat langka, terjadi pada kurang dari satu dari 100.000 kelahiran.
Penderita siklopia umumnya tidak dapat bertahan hidup lama karena gangguan pernapasan dan perkembangan organ vital lainnya. Kondisi ini juga kerap berujung pada keguguran atau bayi lahir mati.
Demikian laporan mengenai kisah viral anak kucing bermata satu ini, yang sekaligus menjadi pengingat akan kompleksitas proses perkembangan makhluk hidup.