Mendikdasmen Abdul Mu'ti Imbau Pengawasan Anak di Sekolah
Penulis: @johan | Terbit: 14 November 2025 | Waktu Baca: 2 menit
Pengawasan Anak di Sekolah
LINTASWAKTU33 - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengimbau satuan pendidikan untuk mengawasi kegiatan antar-jemput siswa di lingkungan sekolah mengingat maraknya kasus penculikan anak.
Ia meminta seluruh pihak memberikan perhatian khusus terhadap pengasuhan anak, baik bagi keluarga maupun pihak sekolah.
“Terutama di tingkat pendidikan anak-anak SD awal dan TK, itu kan banyak yang diantar jemput. Nah, sekolah perlu menyiapkan aturan untuk memastikan yang menjemput adalah keluarga atau orang yang dikenal,” kata Mendikdasmen Mu'ti usai membuka Rapat Koordinasi Kepala Daerah Revitalisasi Satuan Pendidikan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
Data Lengkap Pengantar dan Penjemput
Mu'ti menyarankan sekolah memiliki data lengkap mengenai pengantar dan penjemput masing-masing murid untuk mencegah penculikan anak.
Sementara itu, masyarakat diimbau agar setiap RT mengembangkan sistem pengawasan terhadap anak-anak yang bermain di ruang publik, termasuk yang bermain tanpa pendamping, seperti ART.
Budaya Kewargaan (Neighborhood)
“Kita perkuat budaya kewargaan, dimana semua saling menjaga. Walaupun bukan anak kita sendiri, mereka semua adalah tetangga dan keluarga yang harus dijaga bersama-sama,” imbuhnya.
Kasus Penculikan Anak di Makassar
Jajaran Polrestabes Makassar berhasil membawa pulang Bilqis, balita 4 tahun yang diculik di Taman Pakui Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (2/11) setelah upaya penyelamatan keluar dari wilayah Suku Anak Dalam (SAD) Mentawak, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi.
"Alhamdulillah, tim Jatanras Polrestabes Makassar bersama Unit Reskrim Polsek Panakukang berhasil menemukan anak tersebut dan kembali ke Makassar," kata Kapolrestabes Makassar Arya Perdana.
Imbauan DP3A Makassar
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Pemkot Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengimbau masyarakat agar senantiasa menjaga anak-anaknya di tempat keramaian maupun tempat bermain agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kami mengimbau orang tua agar lebih menjaga anak-anaknya, karena jika tidak, kasus seperti ini bisa terjadi," katanya.
